Baru-baru ini muncul tren “date cancelled” pembaca yang membaca karya-karya Tere Liye (TL). Sebelum menyinggung soal itu, izinkan saya menggali ingatan & menyajikan beberapa persoalan. Pertama, karya-karya TL digolongkan Sastra Indonesia Populer (SIP). Bacaan SIP—bukan hanya karya TL saja—seringkali dijauhi atau diejek oleh pembaca sastra serius/kanon/bertendens. Apa perbedaan SIP & Sastra Indonesia Kanon (SIK)? Saya takkan menjawab & mengulangnya di …
Read More »Tag Archives: cerita
Korupsi Timah, Diamnya Penegak Hukum, dan Lingkungan yang Tidak Diperhitungkan sebagai Korban
Hilang Budaya, Muncul Buaya
Risalah Bandar Kuclak
Malam ketujuh bulan Ramadan belum begitu larut, lantunan ayat suci dari TOA musala yang sember masih mengalun dengan khidmat. Di bawah remang lampu 5 watt, Rojaman membereskan segenap alat dadunya di kolong ranjang. Suaranya sedikit berisik hingga istrinya yang belum begitu lelap terjaga. “Apa telurnya habis, Kang?” tanya Darini bangun dari ranjang sambil mengikat rambutnya yang lusuh mengilat. “Ludes!” jawab …
Read More »Kitab, Polesan Citra, & Polisi Kenangan
Menanam Kesadaran Lewat Tanah: Cerita dari Kebun Regeneratif Anak-anak Sekolah Desa Adat Darmaji
Cerita Pendek – Gagak Rimang dan Tuannya
Cerita-Cerita, Alur Baca, dan Apa-Apa yang Didapat Kala Bertandang ke Muria Bagian Tiga
Catatan atas Folktarium Muria: Pameran Residensi Tapangeli 2025 dalam Bagian Tiga [Selesai] Yogya, setelah dari Kudus, 26 April 2025 Setelah sampai di kotamu dan rehat beberapa waktu, kau mulai merapikan catatan-catatan yang kau buat atas dan untuk peristiwa yang kau dapati di Folktarium Muria: Pameran Residensi Tapangeli. Andai kau ditanya tentang bagaimana impresimu di sana, maka kau jelas bisa lekas …
Read More »Perihal Luka dan Ramalan: Menyaksikan “Pengepungan di Bukit Duri”
Perihal Luka dan Ramalan: Menyaksikan “Pengepungan di Bukit Duri”
Read More »
Ketiketik.com Mengetik dan Menalar Perubahan